Tentang Basking Shark

Nama basking shark mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Tahukah kamu bahwa basking shark merupakan ikan terbesar kedua di dunia. Meskipun memiliki badan yang besar, ikan yang memiliki nama ilmiah cetorhinus maximus ini hanya menyaring  dan memakan planktonik kecil.

Penampilannya menyerupai hiu pemangsa yang kesannya menakutkan, namun sebenarnya hiu ini tidak terlalu berbahaya lho. Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di permukaan air dengan membuka mulutnya lebar-lebar agar bisa menyaring semua makanan yang disukainya. Tetapi terkadang mereka juga menyelam lebih dalam untuk kembali mencari makan. Mulai dari ikan terbesar kedua di dunia sampai bisa meloncat keluar dari air.

Inilah  beberapa fakta menarik dari basking shark.

1. Ikan raksasa kedua di dunia

Basking shark menjadi ikan terbesar kedua di dunia yang beratnya bisa mencapai lebih dari 4 ton dimana ukuran hiu jantan lebih besar dibandingkan betinanya. Bahkan ukuran terbesar pernah ditemukan di Kanada pada tahun 1851 dimana beratnya mencapai 36.000 pon atau 16 ton artinya 4 kali lebih berat dari ukuran rata-rata.

Panjang hiu ini bisa mencapai 12 meter dengan ekor berbentuk bulan sabit yang kuat. Saat mereka menyaring makanan, mulutnya bahkan akan terbuka lebar hingga 1 meter. Dengan ukurannya yang begitu fantastis, tidak mengherankan jika hiu ini dinobatkan sebagai ikan raksasa terbesar kedua di dunia.

2. Zooplankton adalah makanan utama mereka

Jika dilihat dari penampilannya, hiu ini hampir serupa dengan hiu pemangsa yang menyeramkan dan terlihat berbahaya. Hal tersebut membuat semua orang pasti mengira mereka memangsa daging dengan ganas. Namun tahukah kamu bahwa pada  kenyataannya mereka makan zooplankton. Tidak seperti jenis ikan lainnya yang mempunyai ratusan gigi kecil untuk membantu menyaring segala makanan dengan cara menghisap. Basking shark justru tidak menghisap melainkan hanya menyaring apa yang masuk ke mulutnya yang terbuka.

3. Nama yang unik

Basking shark jika diartikan ke bahasa Indonesia berarti hiu penjemur atau hiu yang suka berjemur. Alasan pemberian nama ini karena mereka sering muncul ke permukaan air yang membuat banyak orang mengira hiu ini sedang berjemur di bawah sinar matahari. Bukan hanya itu saja, alasan disebut penjemur karena mereka sering muncul ke permukaan selama musim panas.  Padahal sebenarnya mereka hanya menyaring makanan khususnya zooplankton. Musim panas menjadi waktu yang pas bagi basking shark untuk menyaring lebih banyak makanan karena zooplankton jumlahnya sangat berlimpah di permukaan air terutama selama musim panas.

4. Bisa melompat keluar air

Agak aneh memang, bagaimana bisa dengan ukuran tubuhnya yang besar bisa membuatnya melompat keluar air. Namun ini fakta dan nyata adanya. Basking hiu memang bergerak lambat namun mereka bisa melompat layaknya ikan lumba-lumba. Alasan mereka melompat keluar air untuk membersihkan dan menghilangkan parasit di kulit. Lompatannya cenderung tinggi lho sampai 1,2 meter dari air dengan kecepatan mencapai 18 kmp.

5. Memiliki gigi yang jumlahnya mencapai 1.500

Ukuran mulut basking shark mencapai 1 meter atau 3 kaki. Di dalamnya terdapat 1.500 gigi berukuran kecil dan bentuknya kerucut. Uniknya gigi ini tidak digunakan untuk mengunyah makanan melainkan untuk berpegangan pada saat kawin.

Terdapat 6 baris gigi di rahang atas dan 8 baris di rahang bawah dimana setiap baris berisi sekitar 100 gigi yang mana setiap giginya memiliki panjang 5 sampai 6 mm.

Memang saat ini populasinya terancam punah akibat perburuan, penangkapan ikan berlebihan, tertabrak perahu, dan banyak yang terjerat jaring ikan. Sangat disayangkan jika anak cucu kita tidak dapat mengenal basking shark. Oleh karenanya fakta tadi mungkin bisa menjadi informasi baru yang bermanfaat.